Di suatu malam adalah wati, nina dan ratmi yang sedang memandang langit berhias bintang, berbicara syahdu mengenai masa depan.
Ratmi : "Sis, hal apa yang pertama kali kamu lakuin kalau nanti jadi pramugari?"
Wati : "Aku mau nebus sawah bapakku yang kemarin di gadaiin untuk bayar sekolah sis"
Nina : "Aku mau beliin perhiasan emakku yang kemarin di jualin untuk biaya hidupku selama aku nganggur.
Kalau kamu mau ngelakuin apa sis?" Tanya nina ke ratmi yang terlihat sedih.
Ratmi : "Kalau aku jadi pramugari, aku mau buat nasi tumpeng untuk selametan dan aku bagikan nasi tumpengnya ke tetangga desaku. Aku akan ketuk pintu tetanggaku satu persatu.
"Assalamualaikum. Bu Joko. Ini nasi tumpeng untuk Bu Joko sebagai ucapan syukur saya karena telah jadi pramugari. Terima kasih dulu pernah minjamin beras 1 kilo untuk makan keluarga saya. Saya akan terus inget kebaikan Bu Joko"
"Assalamualaikum Bu Tarjo. Ini nasi tumpeng dari saya, sebagai ucapan syukur karena saya sudah jadi pramugari. Terima kasih karena dulu Bu Tarjo sudah memberi semangat bahwa saya adalah anak kampung yang gak sadar diri. Buat makan sekeluarga saja masih sering ngutang kok beraninya punya mimpi mau jadi pramugari" Ucapan ini selalu tak ingat terus bu, sehingga saya terus punya semangat utk berjuang.
"Assalamualaikum Mas Iwan. Terima kasih Mas Iwan sudah memberikan pembelajaran tentang arti dari sebuah sakit hati. Karena Mas Iwan memilih menikahi anak Pak lurah itu, saya jadi punya tekad kuat untuk lebih menjadi wanita menarik dan menyenangkan. Dan sekarang itu sudah terwujud. Silahkan Mas Iwan lihat wajah saya, rambut saya, wangi tubuh saya. Mas Iwan pasti mengakui bahwa saya adalah Mantanmu yang terindah saat ini"
Wati dan Nina : "Wkkwkkk, setuju"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar