FIND US

EMAIL : brilliantredangels@gmail.com
FB : brilliantredangels
IG : redangelskampinginggris
PATH : brilliantredangels
YOUTUBE : RED ANGELS
WA : 081 2324 77 6 88
LINE : redangelskeren


Rabu, 18 Maret 2015

BAB 20 APA SIH BEDANYA PRAMUGARI DAN PEMBANTU?


''Ehh ngapain loe jadi Pramugari, Mau loe di suruh suruh kaya pembantu? Jadi Pramugari itu ga jauh beda seperti Pembantu tau''

Yuk, kita langsung bahas artikel ini. 
Banyak sekali yang memberikan pendapat bahwa pekerjaan pramugari itu seperti pekerjaan Pembantu  yang rela  di suruh apa saja oleh para penumpangnya. 

Untuk lebih detail, ayoo kita bahas satu persatu apa saja pekerjaan Pembantu dan Pramugari :

PEMBANTU: 

Bekerja dan di gaji oleh majikannya sehingga apapun perintah yang di keluarkan oleh majikannya akan di laksanakan bahkan ada oknum majikan yang sampai ke hal-hal yang menjurus ke arah kekerasan, penghinaan dan pelecehan seksual. Majikan merasa punya hak untuk memberikan perlakuan dan perintah apapun.

PRAMUGARI:

Bekerja dan di gaji oleh perusahaan. Kita melakukan tugas sesuai dengan Prosedur dan aturan-aturan  yang di tetapkan oleh perusahaan. Ini negara hukum, segala sesuatu yang berkenaaan dengan pelecehan, penghinaan dan perlakuan tidak menyenangkan, kami dan perusahaan kami tidak akan segan - segan untuk bertindak. Penumpang tidak punya hak untuk memerintah atau meminta kami melakukan hal - hal yang tidak sesuai dengan aturan perusahaan, etika dan norma norma kesopan santunan. Apalagi kalau itu sifatnya bertentangan dengan hal yang TIDAK WAJAR.

PEMBANTU:

Banyak dari pembantu adalah pribadi-pribadi yang tidak selesai mengenyam pendidikan sekolah. Tidak pernah lulus sekolah bahkan tidak pernah sekolah. Ini yang menyebabkan kurangnya ilmu dan pengetahuan sehingga, mudah di perlakukan tidak semestinya. Dan kebanyakan mereka adalah pribadi tua yang bisanya cuma pasrah demi bisa mendapatkan gaji untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri. 

PRAMUGARI:

Jaman sekarang, tidak ada anak muda yang lulusan SMA yang mau menjadi pembantu, karena mereka adalah pribadi muda yang sudah pintar dalam memilah mana yang baik dan benar dan banyak sekali pramugari itu adalah SARJANA. Dan masih banyak ribuan lainnya yang saat ini berstatus Mahasiswi yang masih  berproses mengikuti Kuliah demi mendapatkan sebuah Pembelajaran diri menjadi pribadi yang Pintar dan bijaksana.

PEMBANTU: 

Untuk Era sekarang ini, sudah tidak ada yang namanya PEMBANTU. Yang ada sekarang adalah ASISTEN RUMAH TANGGA. Kenapa? Ya, karena dengan sebutan ASISTEN ini akan lebih menciptakan sebuah kesadaran diri bahwa kita tidak punya hak untuk memberikan sebuah perintah atau perlakuan semena - mena, karena pada dasarnya mereka bekerja itu atas dasar rasa NYAMAN. Mereka ingin bekerja untuk Membantu dengan penuh keihklasan hati tanpa merasa tertekan. Jadi andaikan perintah itu di nilai TIDAK WAJAR, Ya tidak akan di laksanakan.

PRAMUGARI:

Di dalam buku manual Pramugari saya,  tugas pramugari itu adalah SAFETY AND SERVICE. Safety itu memberikan rasa AMAN maka tugas kita adalah HELP apabila terjadi keadaan darurat.

Bicara mengenai Service,  tugas pramugari itu adalah memberikan rasa NYAMAN, maka ketika kita melayani  penumpang, tugas kita adalah  ASSIST. 

Berikut adalah arti Assist dalam kamus Bahasa Inggris :

Assist kb. bantuan. He recieved an assist when his tire went flat. Dia menerima bantuan ketika ban nya pecah. membantu, menolong. She assisted me. Dia menbantuku.

Kesimpulannya adalah keinginan dan rasa ingin membantu itu adalah datang dari keihklasan kami sendiri. Kami ingin melayani supaya tercipta rasa nyaman, baik untuk diri kami sendiri dan untuk penumpang kami. Ketika ada penumpang yang menyuruh kami untuk melakukan sebuah perintah yang  membuat kami tidak nyaman, tentu saja kami tidak akan melakukannya.

Contoh :
Ada seorang wanita cantik, masih muda, bergaya ala selebritis dengan kaca mata hitam dan besar, berjalan memasuki pesawat.

Penumpang:  " Mbak Pramugari, Angkatin Koper saya ke atas ya " [meminta kita untuk mengangkat dan memasukkannya ke luggage bin/ Ruangan untuk koper].

Pramugari ; "Mbak, silahkan mba sendiri yang angkat nanti saya bantu mengangkatnya kalau memang kopernya berat."  [dengan nada ramah dan senyum tulus]

Penumpang : "Loh situ kan Pramugari, sudah tugas mbak lah ngangkatin koper penumpang. Ngapain harus saya yang angkat. Saya Naik pesawat ini  bayar kok. Ngapain saya harus capek-capek ngangkat koper saya sendiri" [mulut manyun dengan wajah kesal dan marah]

Pramugari : " Mbak. Mbak bayar itu untuk mendapatkan tiket dan tempat duduk. Bukan untuk membayar pramugari supaya mau mengangkat koper ini. Kami ini Pramugari bukan Porter bagian cargo yang tugasnya ngangkatin koper. Andaikan Koper ini berat dan ketika saya mengangkatnya ternyata tangan atau punggung saya salah urat karena terlalu berat yang menyebabkan saya cidera, apa Mbak mau membayar semua Tuntutan ganti rugi saya nanti?

Mbak ini masih muda, masih cukup kuat. kami hanya akan membantu melayani penumpang kami yang pantas dan butuh pertolongan kami seperti Penumpang yang sudah tua, Ibu hamil, penumpang cacat atau ibu yang membawa anak kecil. Merekalah yang kami bantu. 

kalau mbak merasa tidak sanggup mengangkat koper mbak karena alasannya berat, saya akan membantu, mari kita angkat berdua bukan kok seenaknya nyuruh-nyuruh saya" [tetap dengan nada ramah dan penuh senyuman tulus]

Penumpang : "Dah ga usah, saya angkat sendiri saja. Belagu. Pramugari Malas ". [ngedumel]

Pramugari : "Baik mbak terima kasih. have a nice flight ya mbak"  [dengan senyum ceria ]

Melalui artikel ini,  kita bisa meyakinkan diri kita sendiri dan orang di luar sana bahwa PROFESI PRAMUGARI itu adalah Profesi yang Mulia. Andaikan ada orang yang menggangap kita sebagai PEMBANTU, kita cukup beri senyuman saja. Kita doakan saja dia supaya dia bisa lebih bijaksana dalam menyikapi sebuah pekerjaaan. Biarkan orang mengangap kita pembantu Asalkan kita sendiri MERASA TIDAK MERASA, karena kita adalah pribadi yang  pintar, cantik, menyenangkan dan beretika.

BRAIN,BEAUTY,BEHAVIOR AND BRAVERY. Inilah kami, PRAMUGARI.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar