FIND US
FB : brilliantredangels
IG : redangelskampinginggris
PATH : brilliantredangels
YOUTUBE : RED ANGELS
WA : 081 2324 77 6 88
LINE : redangelskeren
Jumat, 17 April 2015
BAB 16 PAKAI HIJAB, BISAKAH?
Rabu, 08 April 2015
BAB 21 LULUS SEKOLAH, TERUS APA?
Ketika UN menjelang, inilah masa pembuktian diri untuk bisa berjuang melakukan yang terbaik. Sudah 3 tahun di bangku sekolah remaja, sudah tiba waktunya menuju DEWASA.
Bagaimanakah menuju dewasa itu?
Tentu banyak hal yang harus di persiapkan baik dari segi sikap, kelakuan dan pola berpikir.
Ketika sudah lulus SLTA, kemanakah selanjutnya kita?Apakah kuliah? Apakah kerja? Atau kerja di kerjain? Atau malah pengangguran?
Inilah yang akan menjadi dilema sesudah kelulusan. Mau kuliah tapi takut membebani keluarga. Takut memaksakan diri. Ya, kalau orang tua sehat terus, usahanya lancar terus dan rejekinya ada terus, kalau tidak? Bagaimana dengan kelangsungan kuliah yang makan waktu 4 tahunan itu?
Walaupun orang tua mampu, yakin dan mampukah kita bergelut dengan buku selama 4 tahunan itu? jangan-jangan ketika kuliah, bukannya memikirkan pelajaran tapi malah sibuk mempermainkan perasaan. Pacaran sana sini dan ujung-ujungnya kawin duluan. Orang tua hanya bisa mengelus dada.
Lagi-lagi di butuhkan kematangan dan kedewasaan diri dalam menentukan setiap pilihan.
Ketika memutuskan untuk bekerja, terus mau kerja apa? Pengalaman tidak punya, ijazah hanya SMA, komputer cuma ala ala, bahasa inggris cuma mesem ajah. Sedangkan katanya kalau mau di terima kerja dengan gaji menarik, itu harus qualified dan punya skill. Trus skill kita opo?
Pribadi yang smart dan dewasa adalah mereka yang siap untuk belajar dan berjuang serta berusaha untuk mandiri sedini mungkin. Semakin cepat mandiri, kita akan semakin tidak membebani, kita akan bisa memberi arti kepada ortu kita bahwa kita adalah anak yang mereka Banggai.Terus kira - kira solusinya apa Coach?
Menurut pendapat saya pribadi, yang paling baik diantara yang baik adalah belajarlah untuk mendapatkan skill dengan cara kursus atau training singkat. Setelah itu carilah pekerjaan yang menarik. Kalau sudah kerja dan punya uang, barulah berpikir utk kuliah dengan biaya sendiri.
Selama mau belajar dan berjuang, pasti selalu ada cara untuk menjadikan kita pribadi yang matang dan dewasa.
Jadi, apa pilihanmu sebenarnya?
Jumat, 03 April 2015
BAB 27 PRAMUGARI TIDAK BOLEH MENIKAH?
Bagi maskapai Internasional, jarang ada yang menanyakan kejelasan mengenai STATUS. Mau belum nikah kek, sudah nikah kek, belum nikah tapi sudah Janda kek, Thats not Priority!.
Yang mereka fokuskan adalah penampilan dan kecakapan berbahasa asing. Dan bagi maskapai lokal, ada beberapa yang mengharuskan tidak boleh Menikah dulu. Kenapa kok gak boleh?
Dari sisi Maskapai, sebenarnya sih bukan masalah Menikahnya, tapi yang di khawatirkan adalah HAMIL nya.
Memangnya kenapa kalau HAMIL?
Masalahnya adalah tentu saja kita tidak boleh terbang dalam keadaan hamil. Di samping membahayakan untuk si Janin dan ibunya, juga akan terlihat tidak Indah kalo pramugari tiba-tiba perutnya mbelendung. Coba bayangin kalo pakai seragam pramugari terus perutnya gendut. Aneh lah.Mau tidak mau kalian harus berhenti bekerja sebagai Pramugari.
Andai kita sudah berstatus karyawan tetap, ini tidak jadi masalah, karena ketika hamil bisa mengajukan cuti tapi, kalau masih berstatus karyawan kontrak, ini yang akan merugikan perusahaan.
Kenapa Perusahaan rugi? Karena kita sudah di biayai mahal-mahal selama training menjadi pramugari dan perusahaan berharap kita bisa maksimal dalam bekerja. Lah kalau pramugarinya hamil semua, trus piye? Bubar maskapainya.
Inilah yang menjadi dasar pemikiran mengapa ada maskapai yang tidak ingin merekrut orang yang sudah menikah. Jadi Intinya, kalau kita ingin menikah, itu sah-sah saja asalkan kehamilannya bisa di tunda setidaknya setelah kontrak selesai. Apabila tidak bisa di tunda dan tiba tiba langsung hamil, Ya siap-siap saja bayar penalti, bayar ganti rugi sesuai dengan kontrak kerja awal yang sudah di sepakati dan di tanda tangani.