Ketika UN menjelang, inilah masa pembuktian diri untuk bisa berjuang melakukan yang terbaik. Sudah 3 tahun di bangku sekolah remaja, sudah tiba waktunya menuju DEWASA.
Bagaimanakah menuju dewasa itu?
Tentu banyak hal yang harus di persiapkan baik dari segi sikap, kelakuan dan pola berpikir.
Ketika sudah lulus SLTA, kemanakah selanjutnya kita?Apakah kuliah? Apakah kerja? Atau kerja di kerjain? Atau malah pengangguran?
Inilah yang akan menjadi dilema sesudah kelulusan. Mau kuliah tapi takut membebani keluarga. Takut memaksakan diri. Ya, kalau orang tua sehat terus, usahanya lancar terus dan rejekinya ada terus, kalau tidak? Bagaimana dengan kelangsungan kuliah yang makan waktu 4 tahunan itu?
Walaupun orang tua mampu, yakin dan mampukah kita bergelut dengan buku selama 4 tahunan itu? jangan-jangan ketika kuliah, bukannya memikirkan pelajaran tapi malah sibuk mempermainkan perasaan. Pacaran sana sini dan ujung-ujungnya kawin duluan. Orang tua hanya bisa mengelus dada.
Lagi-lagi di butuhkan kematangan dan kedewasaan diri dalam menentukan setiap pilihan.
Ketika memutuskan untuk bekerja, terus mau kerja apa? Pengalaman tidak punya, ijazah hanya SMA, komputer cuma ala ala, bahasa inggris cuma mesem ajah. Sedangkan katanya kalau mau di terima kerja dengan gaji menarik, itu harus qualified dan punya skill. Trus skill kita opo?
Pribadi yang smart dan dewasa adalah mereka yang siap untuk belajar dan berjuang serta berusaha untuk mandiri sedini mungkin. Semakin cepat mandiri, kita akan semakin tidak membebani, kita akan bisa memberi arti kepada ortu kita bahwa kita adalah anak yang mereka Banggai.Terus kira - kira solusinya apa Coach?
Menurut pendapat saya pribadi, yang paling baik diantara yang baik adalah belajarlah untuk mendapatkan skill dengan cara kursus atau training singkat. Setelah itu carilah pekerjaan yang menarik. Kalau sudah kerja dan punya uang, barulah berpikir utk kuliah dengan biaya sendiri.
Selama mau belajar dan berjuang, pasti selalu ada cara untuk menjadikan kita pribadi yang matang dan dewasa.
Jadi, apa pilihanmu sebenarnya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar