FIND US

EMAIL : brilliantredangels@gmail.com
FB : brilliantredangels
IG : redangelskampinginggris
PATH : brilliantredangels
YOUTUBE : RED ANGELS
WA : 081 2324 77 6 88
LINE : redangelskeren


Sabtu, 20 Mei 2017

BAB 01 KULIAH, KERJA ATAU NGANGGUR?


Tatapan mata tajam kedepan, memandang kejauhan tiada berbatas. Munculah samar-samar impian yang belum tersirat, tentang kemanakah masa depan ini akan  tersurat. Bingung kemana diri ini harus bersikap!

Ketika saya beberapa kali mengadakan Seminar Motivasi di berbagai sekolah,  salah satu hal yang sering di tanyakan adalah SETELAH LULUS SEKOLAH MAU KEMANA?

Mau kuliah atau mau kerjah? Kalau kuliah, cocoknya jurusan apah dan kalau kerjah, mau kerjah apah dan kalau gak kerjah mau ngapah dan kalau mau ngapah harus modal berapah? Ini kita bicara apah yah?

Saya memiliki istilah  4K untuk menjawab pertanyaan ini,yaitu
KERJA, KULIAH, KURANG KERJAAN DAN KURSUS PEMBEKALAN.

1. KERJA

Siapapun dari kita yang memilih untuk  bekerja setelah lulus sekolah adalah karena beberapa pertimbangan berikut ini, yaitu:

- Memilih untuk langsung  bekerja karena orang tua tidak mampu membiayai biaya kuliah, toh kalaupun mampu, akan terkesan memaksakan sehingga, khawatir tidak mampu melanjutkan kuliah di tengah jalan.

- Ingin langsung bekerja karena ekonomi keluarga yang pas-pasan, selalu kekurangan karena kemiskinan yang melemahkan,  terpancar ambisi besar untuk mencari uang pagi siang malam, agar kecukupan hidup  keluarga tidak lagi tergadaikan dengan kesusahan.

- Ingin langsung bekerja karena memang sudah tidak ada semangat untuk belajar. Sudah cukup jenuh bertahun bergelut dengan buku. Kekuatan otak sudah lesu, tak lagi mampu berjibaku, lantaran dia yang meracuni otakku dengan rindu. Eyah eyah! 

Ketika lulus sekolah memutuskan ingin bekerja, lalu pertanyaannya adalah MAU KERJA APA? Yang lulusan sarjana saja susah cari kerja, apalagi kita yang SMA? Apakah diri ini mampu menyaingi mereka yang punya kekuatan  bergelar sarjana? 

Kalau sudah sampai di titik ini maka, yang ada di pikiran kita adalah bukan mau kerja apa tapi adanya lowongan kerja apa?

Alhasil, apapun lowongan kerja yang ada, kan kita datangi bahkan terkadang kita melamar kerja ke lowongan pekerjaan yang kita sendiri tidak paham apa jenis pekerjaannya. Dampaknya adalah bukan berapa gaji yang pantas ingin kita dapatkan tapi berapapun gaji akan di terima asalkan ada pendapatan.

Inilah yang menjadi awal mula kerja keras bukan kerja cerdas. Antara tenaga, waktu dan pikiran tidak sebanding dengan biaya hidup yang di keluarkan. Jangankan untuk membantu ekonomi orang tua, untuk kebutuhan hidup sendiri saja, masih jauh api daripada panggang. Hasil akhirnya adalah kita tetap susah  Karena kita bekerja dengan gaji rendah.  KENAPA? Karena kita tidak pantas di gaji besar. KENAPA? Karena kita hanya lulusan SMA yang di anggap belum memiliki skill dan pengalaman. Lalu, mau di bawa kemana masa depan ini , wahai armada ?

2. KULIAH

Banyak dari kita yang memutuskan ingin kuliah setelah lulus SMA tapi belum mengetahui mau kuliah jurusan apa. Kenapa belum tahu? Karena masih bingung bidang apa yang ingin di perjuangkan. Kenapa bingung? Karena minat, ambisi dan kecintaan untuk profesi tertentu belumlah datang sehingga, semua masih abu-abu, bingung, plin-plan bahkan  terkadang semua  jurusan jadi pilihan.

Akhirnya banyak yang kuliahnya putus di tengah jalan karena kebosanan dan tidak adanya kecintaan akan bidang yang di tekuni. Ada istilah "Anget-anget tai ayam, pagi tempe siang tahu, malamnya kangen kamu. Eyah, Eyah!

Awalnya saja yang semangat tapi setelah di jalani tidak kuat menjalani. Setelah mengalami, tidak sanggup janji ini menepati. Kuliah akan lebih indah jika kita punya pilihan pasti sesuai kecintaan hati sehingga, kita siap belajar hingga wisuda nanti tapi kalau kuliah tanpa adanya pilihan jurusan yang matang dan tidak sesuai dengan  cita-cita yang di Impikan maka, bersiaplah untuk putus di tengah jalan.

3. KURANG KERJAAN

Ini adalah tahapan dimana mau kerja tapi malas usaha. Mau kerja tapi gak mau repot melamar kerja. Sukanya Wira-Wiri nongkrong di mall Selfi-Selfi.  Pura-pura kaya padahal uang gak ada. Heboh di media sosial cari  sensasi demi agungnya harga diri.

Tunggu dan lihatlah saja nanti, yang seperti ini akan menjadi pribadi yang jauh dari kata mandiri.

4. KURSUS PEMBEKALAN

Ini adalah sebuah pilihan dimana ingin memantaskan diri dulu dengan mengikuti kursus khusus untuk belajar dan berjuang mendapatkan wawasan dan kompetensi profesi tertentu sehingga,  kita  tetap berpeluang mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang sesuai harapan. Biaya kursus yang tidak terlalu besar, durasi kursus yang tidak terlalu lama tapi berpeluang besar menjadikan kita pribadi yang siap bekerja. Bahkan ketika sudah bekerja pun, gaji yang di dapatkan bisa turut membantu ekonomi keluarga hingga mampu untuk membiayai kuliah sendiri.

SARAN DAN MASUKAN!

Adik-adikku, yang terpenting  adalah bicarakan dulu semua hal tentang PILIHAN ini secara  matang dengan keluarga. Pahami dan mengertilah bagaimana keadaan ekonomi keluarga dengan sebenarnya. Kalau orang tua menyarankan untuk kuliah karena kesanggupan biaya maka kuliahlah dan pilih jurusan yang terbaik yang kalian sukai. Kalau tidak  ingin berkuliah, segeralah fokuskan bagaimana caranya untuk berjuang menjadi pribadi yang mandiri sedari dini. Carilah pekerjaan yang sesuai dengan keinginan hati. Kalau masih ada kemampuan  biaya untuk mengikuti kursus pembekalan maka ikutilah kursus itu supaya menjadikan kamu pribadi yang memiliki skill dan keterampilan diri agar  siap menghadapi tes dan seleksi.

Perjuangkan itu semua dan bersiaplah menjadi pribadi yang siap bekerja dengan penghasilan yang tidak apa adanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar