Tes pantukhir adalah Kepanjangan dari tes pantauan akhir. Tes ini akan di pimpin dan di pantau langsung oleh para dewan direksi. Bos besar akan turun gunung untuk melakukan seleksi secara langsung.
Apa saja yang akan di hadapi dalam tahap ini?
Dari sisi pertanyaan, tidaklah terlalu susah yaitu tidak jauh dari perkenalan diri, motivasi, kelebihan kelemahan, profesi orang tua, dan berbagai personal question lainnya. Tidak akan terlalu sulit untuk menjawab bagi yang sudah memilki skill Interview. TAPI, karena yang melakukan tes Interview adalah para dewan direksi, nuansa tegang, minder, grogi dan gelisah adalah musuh terberat yang harus ditaklukkan.
Tidak semata karena dewan direksi yang melakukan seleksi tapi karena ini adalah tes akhir, tahap akhir, tinggal satu langkah maka nuansa kekhawatiran akan kegagalan sangatlah besar. Perjuangan tes berhari-hari yang memakan banyak waktu, tenaga dan biaya akan di tentukan hasil akhirnya di tahap ini.
Inilah yang juga menjadikan beban tekanan yang besar karena sejatinya kita juga sangat berharap, tes ini akan menjadi pintu gerbang untuk bisa berhasil lolos tes menjadi Pramugari. Jadi, belajarlah mentality yang maksimal agar kita tetap bisa menunjukkan pribadi yang profesional. Tetap senyum, tetap kalem, tetap syantik.
Apa saja yang menjadi tolak ukur penilaian di tahap ini?
Secara umum, tolak ukur penilainnya adalah tidak jauh dari sisi penampilan yang menarik, kepribadian yang menyenangkan dan skill bahasa Inggris yang cukup. Tapi, bisa jadi ada hal lainnya yang menyebabkan kita tidak diterima.
Di terima atau tidak diterima itu adalah hak mutlak dari para dewan direksi. Kita tidak akan punya hak untuk menanyakan kenapa kok tidak di terima. Entah kegagalan ini karena banyaknya candidat lain yang lebih baik atau karena penilaian pribadi sendiri.
Suka gak suka, di terima atau tidak adalah tergantung penilaian pribadi bapak direksi itu sendiri. So, lakukanlah yang terbaik dan lihat apa yang nanti akan terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar